Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

Rasisis Terhadap orang Papua dalam Sepakbola disemarang dengan cebutan Monyet

Tak berhentinya Raisis terus terjadi bagi orang orang Papua. Kulit dan warna adalah pemberrian Tuhan dengan mutlak tak ada yang digantikan didunia nyata karenanya semua itu atur dengan cara Tuhan sendiri kemudian di indonesia sendiri ada dua warna yang berbeda Yakni orang hitam dan putih itupun sesuai rencama pemcipta bukan semata manusia. Dan rasisi in terjadi diSemarang, kepada dua Pemain Asal Papua dan brisikan supoter kepada kedua pemain Papua dibilang Monyet dan hal ini sangat disayangkan dalam persepakboalaan Indonesia. Meskipun Pemain Papua tampil tidak sesuai dengan ekpektasi supoter bahkan klup namun hal semacam ini tidak perlu diucapkan.namanya sepakbola pastinya ada yang menang dan kalahnya, Dan satu hal lagi buat netizen yang tidak punya etka komunikasi yang tidak berbobot dikategorikan orang primitif dengan alasan seauai ungkpan mereka tidak ada toleransi lagi manusia yang berwatak rasis, namun kita tau bahwa dinegri ini selalu diputarbalikfakakan , orang benar disalahkan ...